Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

PRICE LIST & MY BLOG

Blog EntryNov 19, '09 10:59 AM
for everyone
PEMBENTUKAN SUSUNAN PANITIA 1. Bidang Busana dan Tata Rias Bertugas membuat data busana yang diperlukan untuk acara nikah dan resepsi,dengan prioritas : • Pengantin • Orang tua • Kakak adik • Keluarga dekat • Penerima tamu 2. Bidang Undangan dan Distribusi Banyak sahabat,relasi,keluarga yang ingin kita undang.Namun tidak semua di undang,kita harus menyeleksi tamu yang kita undang dan tentukan berapa yang diundang.Walau demikian daftar undangan dibuat berdasar saran dari kedua belah pihak dan buatlah kelompok undangan berdasar keluarga,rekan kantor,relasi,keluarga. Cek ulang nama dan alamat undangan,sisipkan pula peta lokasi untuk mempermudah tamu menuju tempat acara. 3. Bidang Penerimaan Tamu. Pagar ayu dan Pagar bagus : Bertugas mengarahkan tamu ketika memasuki gedung sampai memberikan doa restu kepada kedua mempelai. 4. Bidang Protokol. Bertanggung jawab akan informasi kepada pembawa acara mengenai penyebutan nama,lafal ataupun kapan disebutkannya bilamana aka nada sambutan,dan juga bertanggung jawab pada pengalokasian tempat bagi para tamu khusus diluar lingkungan keluarga,sehingga setiap tamu tidak merasa asing namun mendapat perhatian dan keramahan sepantasnya. 5. Bidang Acara. Melakukan pendataan setiap acara (siraman,midodareni,seserahan,akad nikah ,resepsi )dimulai : • Susunan acara : adat , hiburan • Jenis hiburan pada setiap acara • Catatan waktu setiap kegiatan (durasi yg diperlukan) • Daftar materi (naskah sambutan,daftar lagu,dll) sesudah mendapatkan seluruh data,langkah berikut mencari rekanan untuk kebutuhan diatas yang sesuai dengan kualitas dan kapasitas. 6. Bidang Dokumentasi. Untuk pemotretan pengantin dan keluarga diusahakan di awal acara,karena semua orang masih tampak segar dan indah. 7. Bidang Dekorasi . Mengutamakan kenyamanan yang meliputi (udara,tata cahaya,tata suara) dan untuk mengantisipasi banyaknya tamu diperlukan langkah-langkah : meja penerimaan tamu diletakkan berpencar,jarak antara meja penerimaan tamu dengan pelaminan cukup jauh agar tidak terjadi penyempitan,pintu masuk dibuka dalam jumlah yang banyak daripada pintu keluar karena arus tamu cenderung bersamaan,among tamu diposisikan tidak mendekati pelaminan,penataan dekorasi yang memberikan rasa berbeda di area berbeda sehingga para tamu tidak meras jenuh) 8. Bidang Transportasi. Kelancaran acara dan ketepatan waktu adalah hal penting,untuk mengantisipasinya : a. Pendataan : • Berbagai acara dan waktu • Lokasi setiap acara • Bidang bidang yg membutuhkan • Personil yang membutuhkan • Jenis,kapasitas,jumlah kendaraan yg diperlukan. b. Sistem : • Kendaran pribadi • Kendaraan sewa • Pengaturan waktu antar/jemput • Perhitungkan jarak dan kemacetan 9. Bidang Peralatan dan Perlengkapan. Setiap bidang diwajibkan memberikan daftar rinci kebutuhan dan jadwal penggunaan secara rinci,karena system pemasangan (tenda,kabel,listrik dll) harus disinkronkan agar pemanfaatan waktu bias efisien dan tidak terjadi penumpukan pekerjaan. 10. Bidang Konsumsi : Konsumsi adalah hal vital di sebuah acara pernikahan,lebih bijak jika kita melakukan berbagai tahapan : • Data berbagai catering • Ciri utama yang membedakan (ekslusifitas) • Kapasitas pengadaan • Peralatan dan jenis yg tersedia • Harga yang ditawarkan Kecendurngan saat ini,para tamu menyukai makanan yg lebih ringan,sehingga gubuk-gubuk lebih banyak diserbu.Karena itu makanan berat/buffet dikurangi hingga 75%.kemudian yg perlu diperhatikan adalah jumlah tamu dan makanan yg tesedia,jangan sampai makanan kurang sehingga akan menjadi hal yg memalukan. 11. Bidang Keagamaan Mengurusi,menjemput,petugas KUA (sesuai kesepakatan dengan petugas yg bersangkutan).mengurusi pula acara pengajian dirumah dengan mengundang tetangga. 12. Bidang Keamanan & Parkir. Utamakan kapasitas parker dan lalulintas agar tidak terjadi kemacetan,sedangkan di keamanan perhatikan keamanan tamu,kemanan makanan,keamanan kendaraan,keamanan barang-barang.

Blog EntryMar 23, '09 12:56 AM
for everyone
Pengantin wanita membawa Hand Bouquet dalam suatu prosesi perkawinan bukan hal baru .Sesuaikan bentuk Hand Bouquetdengan gaun & bentuk tubuh pengantin.Pilihlah jenis & warna bunga sesuai tema pesta.

Budaya Hand Bouquet sekarang tidakhanya ada dalam gaya pernikahan internasional.Pengantin-pengantin berbusana nasional pun mempercantik diri di hari pernikahan mereka dengan rangkaian bunga tangan.Hand Bouquet dapat menemani perjalanan anda berdua menuju pelaminan atau saat berkeliling ruang resepsi menyambut & menyapa para tamu undangan.Dapat pula menyemarakkan resepsi pernikahan dengan adanya acara lempar Hand Bouquet di akhir acara.Walaupun kecil,tapi bentuk tampilan dan rangkaiannya harus menyatu dengan keseluruhan konsep pernikahan anda.Simak tips berikut ini agar kehadiran Hand Bouquet menjadi berarti & tak terupakan di hari spesial anda..
  • Sesuaikan bunga dengan tema pernikahan & busana,bila busana penuh dan meriah dengan bordir,brokat,renda atau payet pilihlah rangkaian bunga sederhana.
  • Postur tubuh menentukan rancangan Hand Bouquet.Wanita berpostur besar & tinggi pilih bentuk Hand Bouquet dengan bunga panjang menjuntai ke bawah sehingga memberi garis vertikal yang merampingkan tubuh.Untuk yang bepostur mungil & pendek sebaiknya memilih bentuk "Hand Tight Bouquet",dengan rangkaian bunga yang mungil  bisa juga memilih bentuk yang menjuntai tapi modelnya sederhana,tidak penuh dan berkesan berat.
  • Komposisi bunga bisa bervariasi,seluruhnya memakai bunga atau kombinasi dengan daun .Sebaiknya gunakan beberapa jenis & warna bunga agar tampilannya lebih stylish.Untuk tampil minimalis juga bisa dipilih setangkai bunga yang di permanis dengan berbagai variasi dedaunan.
  • Untuk kesan mewah dan ekslusif hiasi rangkaian dengan aksesories;beads,kawat,mutiara,kristal,atau bulu.
  • Banyaknya tangkai bunga yang digunakan harus disesuaikan genggaman tangan.Jangan terlalu tebal & permanis tangkai dengan pita berbahan satin,organdi,atau silk berukuran besar sehingga seimbang dengan ukuran Hand Bouquet.
 

Blog EntryFeb 19, '09 1:35 AM
for everyone

Paket dengan harga Rp.2.800.000,-  :

-      Make up, hair do pengantin, bunga pengantin, aksesories.
-      Make up, hair do, kain panjang untuk ibunda kedua mempelai



Paket dengan harga Rp. 8.100.000,- :

-       Rias Pengantin Tradisional utk acara akad/pemberkatan

            ( busana lengkap, bunga pengantin, aksesories)

-        Rias Pengantin Tradisional utk acara resepsi

            ( busana lengkap, bunga pengantin, aksesories)

-       Make up, hair do, kain panjang utk Ibunda kedua mempelai

-        Beskap lengkap utk Ayahanda kedua mempelai

-        Make up, sanggul, kain panjang utk 4 (empat) orang penerima tamu wanita

-        Beskap lengkap utk 4 (empat) orang penerima tamu pria

-       Make up, sanggul, kain,kebaya modern utk 4 (empat) penerima buku tamu.

-        * Bonus 1 handbouqet cantik ( lily, rose, baby breth)

-        * Bonus 2 buku tamu


Paket dengan harga Rp. 12.000.000,- :

-      Rias pengantin utk acara akad/pemberkatan

            ( make up, hair do, aksesories, bunga utk sanggul)

-       Rias pengantin utk acara resepsi jogja paes ageng .

            ( busana lengkap, make up, hair do, aksesories, bunga utk sanggul)

-        Make up, hair do utk Ibunda kedua mempelai

-      Beskap lengkap utk Ayahanda kedua mempelai

-        Make up, hair do, kain utk  wanita 4 (empat) orang penerima tamu wanita.

-        Beskap lengkap utk 4 (empat) orang penerima tamu pria

-      Make up, hair do,kain, kebaya lengkap utk penerima buku tamu 6 (enam) orang.

-        Cucuk lampah

-       Tarian Gatotkaca pergiwati

-        MC adat jawa

-        * * Bonus handbouqet cantik 1 buah

-        * * Bonus buku tamu 4 buah


Paket dengan harga Rp. 16.000.000,- :

-      Rias pengantin (  kedua mempelai) utk acara akad/pemberkatan.

           ( make up, hair do, aksesories, kain panjang, beskap betawi/melayu, bunga utk sanggul)

-      Rias pengantin ( kedua mempelai) utk acara resepsi

            ( busana lengkap, aksesories, re touch make up)

-       Beskap lengkap utk Ayahanda kedua mempelai

-      Make up, hair do, kain, utk Ibunda kedua mempelai

-       Beskap lengkap utk penerima tamu pria 4 (empat) orang.

-       Make up, hair do, kain utk penerima tamu wanita 4 (empat) orang.

-       Make up, hair do,kain, kebaya lengkap utk penerima buku tamu 6 (enam) orang.

-       Cucuk lampah

-     MC adat jawa

-       Dekorasi gebyok modifikasi

-        ( pelaminan & back ground, pergola masuk, stockist 8 buah/standing flower, kotak angpau 2 buah, umbul-umbul 2 buah)

-        * *  Bonus handbouquet cantik 1 buah

-        * *  Bonus buku tamu 4 buah


Paket dengan harga Rp. 29.000.000,- :

-      Rias pengantin ( kedua mempelai) utk acara akad/pemberkatan.

           ( make up, hair do, aksesories, kain panjang, beskap betawi/melayu, bunga utk  sanggul)

-       Rias pengantin ( kedua mempelai) utk acara resepsi

            ( make up,busana lengkap, aksesories, re touch make up)

-      Make up, hair do, kain, utk Ibunda kedua mempelai

-      Beskap lengkap utk Ayahanda kedua mempelai

-       Beskap lengkap utk penerima tamu pria 4 (empat) orang.

-      Make up, hair do, kain utk penerima wanita 4 (empat) orang.

-        Make up, hair do,kain, kebaya lengkap utk penerima buku tamu 6 (enam) orang.

-        Cucuk lampah

-        MC adat jawa

-        Dekorasi gebyok modifikasi

-      ( pelaminan & back ground, pergola masuk, stockist 8 buah/standing flower, kotak angpau 2 buah, umbul-umbul 2 buah)

-        Videografi :

-         3 cam DSLR

-         Wawancara dgn tamu undangan

-         Video liputan seluruh acara

-         Video wedding art clip

-         Format VCD atau DVD

-         Art editing & tone coloring

-        Fotografi :

-         3 cam DSLR

-         Foto candid + fine art

-         Foto liputan

-         Foto mini studio

-         2 album 10 sheet 20x25 + dof laminating

-         1 album 15 sheet 30x20 + dof laminating

-         Copy master CD diberikan semua.

-       * * Bonus hand bouquet cantik 1 buah

-       * * Bonus buku tamu 4 buah


 Personal Make Up (Make up only):

-     Rp. 400.000,-


Pre Wedding Make Up    :

-    Rp. 600.000,- (1x make up)

-    Rp. 850.000,- (standby)


Make up tambahan penerima tamu/panitia :

 -   Make up , Hair do.
( untuk diatas 10 orang Rp.150.000,-/orang, kurang dari 10 orang dikenakan biaya Rp.200.000,-/orang , kurang dari 5 orang Rp. 250.000,-/orang )

  *  *  * Test make up Rp. 350.000,-

( Harga diatas berlaku  utk wilayah area DKI Jakarta   )

  • * * * * * *  *  Cara pembayaran : DP ( +/- ) 50 % apabila dibatalkan , DP tidak dapat di kembalikan .   Pelunasan Max 7 (tujuh) hari sebelum acara terlaksana , apabila pelunasan mundur dari waktu yang telah ditetapkan maka kami anggap batal dan DP dinyatakan hangus . Untuk acara di luar wilayah area DKI Jakarta biaya akomodasi & transportasi (dihitung berdasar jauh jarak tempuh) dibebankan ke client.

Semoga anda berkenan, dan wujudkan impian pernikahan idaman anda.

    -  Warm regards   -

      Rumahrias PutPut

   C P :  Putri (0815 9626 962,  021 71057 962)

        Jl. Dewi sartika,Gg Waru Dalam ,Cawang II Rt 005 / 06 No.32 B

            (belakang kampus UKI)  -  Jakarta Timur



Blog EntryDec 7, '07 12:41 AM
for everyone

11 - 12 Bulan Sebelumnya
----------------------------------

* Tentukan tujuan bulan madu anda dan mulailah mencari tour yang akan anda pakai.
* Cari informasi bagaimana mendaftarkan pernikahan anda di Catatan Sipil atau KUA.
* Cari informasi bila anda ingin menikah di Gereja atau tempat ibadah lainnya.
* Tentukan tanggal pernikahan, cari beberapa alternatif jika tanggal yang diinginkan tidak tersedia
* Cari informasi mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan pernikahan, seperti rias pengantinl, tempat resepsi, kebaya pengantin, dan lain-lain. Informasi bisa didapat dari keluarga, teman atau kunjungi pameran-pameran pernikahan.
* Tentukan besar budget
Susun budget berdasarkan anggaran, dari paling besar sampai paling kecil Dimulai dari tempat,catering, lalu gaun,foto, dst.
* Buat daftar tempat tempat resepsi. Mulai pikirkan akan diadakan dimana pesta pernikahan anda nanti, apakah di hotel, restoran, atau ball room gedung gedung yang disewakan.
* Lakukan test kesehatan pra nikah.
* Buat daftar catering-catering. Kunjungi mereka, dan lakukan test food. Mulailah menyusun menu untuk pesta pernikahan anda nanti.


9 - 10 Bulan Sebelumnya
----------------------------------

* Pesan tempat resepsi untuk pernikahan anda segera agar tidak didahului oleh pasangan lain.
* Tentukan pengiring pengantin anda. 1 orang remaja pengiring wanita , 1 orang pengiring pria, dan 2 orang pengiring anak kecil.
* Tentukan penerima tamu dan penjaga buku tamu.
* Tentukan siapa yang akan menjadi pengawas catering.
* Beritahu tanggal pernikahan anda di Gereja atau tempat ibadah lainnya, bila anda ingin menikah disana.
* Tentukan catering yang akan anda pakai, berikut menu utama dan pondokan.
* Tentukan jumlah tamu yang datang dari kedua belah pihak. Mulailah menulis daftar tamu, tanyakan kedua orang tua anda, nama-nama sanak keluarga yang harus diundang.
* Segera tentukan model kebaya pengantin anda, dan pilih salah satu dari bridal-bridal yang ada.
* Bila anda menginginkan kedua orang tua perempuan memakai bahan yang sama pada saat resepsi, mulailah mencari bahan sekarang.
* Tentukan seragam yang akan dipakai oleh penerima tamu, penjaga buku tamu dan keluarga. Mulailah mencari bahannya sekarang.
* Tentukan baju/jas pengantin untuk mempelai pria

7 - 8 Bulan Sebelumnya
----------------------------------

* Mulailah menentukan warna yang akan ditonjolkan agar pesta tampil selaras
* Pesan kartu undangan
* Pesan souvenir ungkapan terima kasih untuk tamu
* Pesan dekorasi ruang resepsi
* Sewa kendaraan segera agar memperoleh jenis dan warna yang diinginkan
* Pesan keperluan dokumentasi, meliputi: foto studio, foto liputan dan video
* Pesan baju/jas mempelai pria lengkap dengan asesorisnya
* Pesan kue pengantin (apabila diperlukan)


5 - 6 Bulan Sebelumnya
----------------------------------

* Serahkan segera surat-surat untuk pembuatan akta nikah kepada yang berwenang
* Beli atau sewa pernak-pernik kamar pengantin
* Belanja perlengkapan rumah tangga dan keperluan seserahan
* Mengantar pengiring untuk ukur badan untuk pembuatan gaun yang baru
* Rawatlah muka dan tubuh secara teratur


3 - 4 Bulan Sebelumnya
----------------------------------

* Kelompokkan kartu undangan untuk memudahkan pengiriman
* Buatlah janji dengan perancang untuk pengepasan gaun/kebaya pengantin
* Pastikan susunan menu serta hitung jumlah pesanan secermat mungkin
* Ambil pesanan cincin kawin
* Pilih bingkisan untuk mereka yang banyak membantu Anda
* Diskusikan model rambut yang diinginkan dengan penata rambut Anda
* Lakukan test make up
* Foto studio sebaiknya dilakukan pada waktu test make up agar mendapat hasil yang prima


1 - 2 Bulan Sebelumnya
----------------------------------

* Jangan lupa mengkonsumsi multivitamin setiap hari
* Susun jadwal acara hari H mulai dari sebelum dirias sampai selesai pesta dan berikan copynya pada pihak yang terkait
* Konfirmasikan semua pesanan anda atas dekorasi ruang resepsi, foto, video, kue, MC, pemain musik (tentukan pula lagu-lagu yang harus dimainkan), pagar ayu/bagus dan bunga tangan
* Selenggarakan rapat dengan semua panitia
* Lakukan pengepasan terakhir gaun/kebaya pengantin lengkap dengan asesorisnya
* Lakukan perawatan wajah dan tubuh secara lengkap
* Konfirmasikan kembali semua pesanan
* Istirahat yang cukup




sumber :http://www.gsn-soeki.com/wouw/


Blog EntryNov 27, '07 2:41 AM
for everyone
1. Video liputan (with art&candid clip)         Rp.6.500.000
- 2 camera HDV
- 1 camera 3CCD
- wawancara tamu undangan
- 2 keping cd ( 1 keping liputan+1keping clip)
- Format VCD atau DVD
- Foto montage & chapter (untuk DVD)
- Art editing & tone colouring

2. Paket Exclusive Rp. 9.500.000
a. Video Liputan (with art & candid clip)
- 2 camera HDV
- 1 camera 3CCD
- wawancara tamu undangan
- 2 keping cd ( 1 keping liputan+1keping clip)
- Format VCD atau DVD
- Foto montage & chapter (untuk DVD)
- Penggandaan 5 set keping cd atau dvd
- Art editing & tone colouring dramatical
b. Video Prewedding
- durasi + 10 menit
- 1 camera HDV
- property (bukan costum)
- makeup

3. Paket (Live) 1hari acara Rp. 15.500.000
a. Video Liputan (with art&candid clip)
- 2 camera HDV
- 2 camera 3CCD
- wawancara tamu undangan
- 1 projecttor 3000ansi + screen 3x3m
- Format VCD atau DVD
- Foto & chapter (untuk DVD)
- Art editing & tone colouring
- Jimy jib
b. Video Prewedding
- durasi + 10 menit
- 1 camera HDV
- property (bukan costum)
- makeup
- konsep atau skenario preweding

4. Paket Video Standart Rp. 2.800.000
- 2 cam 3ccd
- wawancara tamu undangan
- durasi 2 jam (2 keping cd)
- Format VCD atau DVD
- Art editing & tone colouring







5. Paket Video Prewedding Rp. 3.800.000
- durasi + 10 menit
- 1 camera HDV
- property (bukan costum)
- makeup
- hasil vcd atau dvd
- konsep atau skenario preweding



6. Paket DMP Spesial 1 Rp. 12.500.000

Videografi
- 3 cam 3ccd+HDV
- wawancara tamu undangan
- Video liputan seluruh acara
- video wedding art clip
- Format VCD atau DVD
- Art editing & tone colouring


Fotografi
- 3 cam DSLR
- foto candid + fine art
- foto liputan
- Foto Mini studio gedung
- 2 album 10 sheet 20x25 + dof laminating
- 1 Album 15 Sheet 30x20 + dof laminating
- copy master cd diberikan semua


7. Paket DMP Spesial HEmat 2 Rp. 17.500.000

Videografi
- 3 cam 3ccd (XL1,HDV,GS200)
- wawancara tamu undangan
- durasi 2 jam (2 keping cd)
- Format VCD atau DVD
- Art editing & tone colouring

Video Prewedding
- durasi + 10 menit
- 1 camera HDV
- property (jika diperlukan)
- makeup
- konsep atau skenario preweding
- Lokasi untuk 1 hari pemotretan


Fotografi
- 2 cam DSLR
- foto candid + fine art
- foto liputan
- Foto Mini studio gedung
- 2 album 10 sheet 20x25 + dof laminating

- 1 Album leather 15 Sheet 30x20 + dof laminating
- copy master cd diberikan semua


Foto Prewedding
- 1 album ukuran 20x30cm 10sheet
- copy master cd diberikan semua
- 2 Foto ukuran 12R+frame
- Lokasi untuk 1 hari pemotretan


catatan:
a. untuk harga diatas termasuk preweding,transportasi,akomoodasi luar kota jakarta & ijin lokasi ditanggung oleh pihak client
b. harga paket diatas adalah 1 hari acara selebihnya dihitung Rp.500.000/hr
c. sistem pembayaran adalah DP 50% dan sisanya 50% sebelum acara (H -1)
d. waktu pengerjaan minimal (1.5 bln)
e. harga paket bisa dirubah (customize)




Blog EntryNov 16, '07 2:19 AM
for everyone


Lamaran

Keluarga calon mempel

ai pria mendatangi (atau mengirim utusan ke) keluarga calon mempelai perempuan untuk melamar putri keluarga tersebut menjadi istri putra mereka. Pada acara ini, kedua keluarga jika belum saling mengenal dapat lebih jauh men
genal satu sama lain, dan berbincang-bincang mengenai hal-hal yang ringan. Biasanya keluarga dari calon mempelai perempuan yang mempunyai hak menentukan lebih banyak, karena merekalah yang biasanya menentukan jenis pernikahannya:

  • Paes Agung yaitu pernikahan agung

  • Paes Kesatriyan yaitu pernikahan jenis ksatria yang lebih sederhana

Jika lamaran diterima, maka kedua belah pihak akan mulai mengurus segala persiapan pernikahan.

Persiapan Pernikahan

Setelah lamaran diterima, maka hal selanjutnya yang dilakukan adalah mempersiapkan pesta pernikahan. Pesta pernikahan Jawa adat Surakarta yang lengkap memerlukan banyak hal, dan pesta tersebut tidak dapat terlaksana tanpa bantuan seorang profesional. Orang yang bertanggung jawab mengatur segala persiapan pernikahan adat Jawa tersebut disebut Pemaes yang mewakili mempelai perempuan. Pemaes atau juru rias ini antara lain bertanggung jawab mengatur pakaian dan rias muka yang akan dikenakan oleh kedua pengantin. Selain itu panitia yang terdiri dari sang Pemaes dan kerabat-kerabat dekat pengantin juga mengatur berbagai hal seputar pesta yang akan dilangsungkan:

  • makanan dan minuman yang akan disajikan

  • tari-tarian dan musik (biasanya musik gamelan)yang akan mengiringi pesta

  • pembawa acara (MC) yang akan diundang

  • acara Siraman

  • acara Ijab dan saksi-saksinya

  • kata sambutan

  • keamanan, transportasi, komunikasi, dokumentasi

  • sewa gedung (akomodasi), perlengkapan pesta, dan lain sebagainya

  • dekorasi tempat pernikahan

Hal terpenting yang harus mereka persiapkan adalah acara Ijab (upacara pernikahan sipil), yang melegitimasi kedua pasangan sebagai suami dan istri yang sah.

Hiasan Pernikahan

Sehari sebelum pernikahan, biasanya gerbang rumah pengantin perempuan akan dihiasi Tarub atau janur kuning yang terdiri dari berbagai macam tumbuhan dan daun-daunan:

  • 2 pohon pisang dengan setandan pisang masak pada masing-masing pohon, melambangkan suami yang akan menjadi kepala rumah tangga yang baik dan pasangan yang akan hidup baik dan bahagia dimanapun mereka berada (seperti pohon pisang yang mudah tumbuh dimanapun).

  • Tebu Wulung atau tebu merah, yang berarti keluarga yang mengutamakan pikiran sehat.

  • Cengkir Gading atau buah kelapa muda, yang berarti pasangan suami istri akan saling mencintai dan saling menjagai dan merawat satu sama lain.

  • Berbagai macam daun seperti daun beringin, daun mojo-koro, daun alang-alang, dadap serep, sebagai simbol kedua pengantin akan hidup aman dan keluarga mereka terlindung dari mara bahaya.

Selain itu di atas gerbang rumah juga dipasang beleketepe yaitu hiasan dari daun kelapa untuk mengusir roh-roh jahat dan sebagai tanda bahwa ada acara pernikahan sedang berlangsung di tempat tersebut.

Sebelum Tarub dan janur kuning tersebut dipasang, sesajen atau persembahan sesajian biasanya dipersiapkan terlebih dahulu. Sesajian tersebut antara lain terdiri dari: pisang, kelapa, beras, daging sapi, tempe, buah-buahan, roti, bunga, bermacam-macam minuman termasuk jamu, lampu, dan lainnya.

Arti simbolis dari sesajian ini adalah agar diberkati leluhur dan dilindungi dari roh-roh jahat. Sesajian ini diletakkan di tempat-tempat dimana upacara pernikahan akan dilangsungkan, seperti kamar mandi, dapur, pintu gerbang, di bawah Tarub, di jalanan di dekat rumah, dan sebagainya.

Dekorasi lain yang dipersiapkan adalah Kembar Mayang yang akan digunakan dalam upacara panggih

Upacara Siraman

Acara yang dilakukan pada siang hari sebelum Ijab atau upacara pernikahan ini bertujuan untuk membersihkan jiwa dan raga. Siraman biasanya dilakukan di kamar mandi atau taman keluarga masing-masing dan dilakukan oleh orang tua atau wakil mereka.

Ada tujuh Pitulungan atau penolong (Pitu artinya tujuh)- biasanya tujuh orang yang dianggap baik atau penting - yang membantu acara ini. Airnya merupakan campuran dari kembang setaman yang disebut Banyu Perwitosari yang jika memungkinkan diambil dari tujuh mata air dan melambangkan kehidupan. Keluarga pengantin perempuan akan mengirim utusan dengan membawa Banyu Perwitosari ke kediaman keluarga pengantin pria dan menuangkannya di dalam rumah pengantin pria.

Acara siraman diawali oleh orang tua dan ditutup oleh Pemaes yang kemudian dilanjutkan dengan memecahkan kendi.

Banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum acara dimulai:

  • Tempat air dari perunggu atau tembaga yang berisi air dari tujuh mata air.

  • Kembang setaman yaitu bunga-bunga seperti mawar, melati, cempaka, kenanga, yang ditaruh di air.

  • Aroma lima warna yang digunakan sebagai sabun.

  • Sabun cuci rambut tradisional dari abu dari merang, santan, dan air asam Jawa.

  • Gayung yang berasal dari kulit kelapa sebagai ciduk air.

  • Kursi yang dilapisi tikar, kain putih, dedaunan, kain lurik untuk tempat duduk pengantin selama prosesi berlangsung.

  • Kain putih untuk dipakai selama upacara siraman.

  • Baju batik untuk dipakai setelah uparaca siraman.

  • Kendi.

  • Sesajian

Sesajian merupakan hal yang dianggap penting dalam upacara Jawa. Sesajian untuk siraman terdiri dari berbagai macam sajian:

  • Tumpeng Robyong, nasi kuning dengan hiasan-hiasan.

  • Tumpeng Gundhul, nasi kuning tanpa hiasan.

  • Makanan seperti ayam, tahu, telur.

  • Buah-buahan seperti pisang dan lain-lain.

  • Kelapan muda.

  • Tujuh macam bubur.

  • Jajanan seperti kue manis, lemper, cendol.

  • Seekor ayam jago

  • Lampu lentera

  • Kembang Telon - tiga macam bunga (kenanga, melati, cempaka).

Urut-urutan acara siraman adalah sebagai berikut:

  • Pengantin pria / perempuan dengan rambut terurai keluar dari kamarnya diiringi oleh orangtuanya masing-masing.

  • Pengantin tersebut berjalan menuju tempat siraman.

  • Beberapa orang berjalan di belakang mereka membawa baju batik, handuk, dan sebagainya.

  • Pengantin tersebut duduk di kursi dan memanjatkan doa.

  • Sang ayah memandikan sang pengantin, disusul oleh sang ibu.

  • Sang pengantin duduk dengan kedua tangan diletakkan di depan dalam posisi berdoa.

  • Mereka menuangkan air ke atas tangannya dan sang pengantin berkumur tiga kali.

  • Lalu mereka menuangkan air ke atas kepalanya, muka, telinga, leher, tangan dan kaki masing masing tiga kali.

  • Setelah orangtua menyelesaikan prosesi siraman disusul oleh empat orang lain yang dianggap penting.

  • Orang terakhir yang memandikan sang pengantin adalah Pemaes atau orang lain yang dianggap spesial. Sang pengantin dimandikan dengan sabun dan shampo (secara simbolik).

  • Setelah itu acara pecah kendi yang dilakukan oleh ibu pengantin perempuan.

  • Sang pengantin akan mengenakan baju batik kemudian diiringi kembali ke kamar pengantin dan bersiap siap untuk acara Midodaren

Pecah Kendi

Kendi yang digunakan untuk siraman diambil. Ibu pengantin perempuan atau Pameas(untuk siraman pengantin pria) atau orang yang terakhir akan memecahkan kendi dan mengatakan: "Wis Pecah Pamore" - artinya sekarang sang pengantin siap untuk menikah.

Pangkas Rikmo lan Tanam Rikmo

Acara memotong sedikit rambut pengantin perempuan dan potongan rambut tersebut ditanam di rumah belakang.

Ngerik

Setelah acara Siraman, pengantin perempuan duduk di dalam kamarnya. Pemaes lalu mengeringkan rambutnya dan memberi pewangi di rambutnya. Rambutnya lalu disisir dan digelung atau dibentuk konde. Setelah Pemaes mengeringkan wajah dan leher sang pengantin, lalu ia mulai mendandani wajah sang pengantin. Lalu sang pengantin akan dipakaikan baju kebaya dan kain batik. Sesajian untuk upacara Ngerik pada dasarnya sama untuk acara siraman. Biasanya supaya lebih mudah sesajian untuk siraman digunakan / dimasukkan ke kamar pengantin dan dipakai untuk sesajian upacara Ngerik.

Gendhongan

Kedua orangtua pengantin perempuan menggendong anak mereka yang melambangkan ngentaske artinya mengentaskan seorang anak

Dodol Dhawet

Kedua orangtua pengantin wanita berjualan minuman dawet yaitu minuman manis khas Solo, tujuannya agar banyak tamu yang datang.

Temu Panggih

Penyerahan pisang sanggan berupa gedung ayu suruh ayu sebagai tebusan atau syarat untuk pengantin perempuan.

Penyerahan Cikal

Sebagai tanda agar kehidupan mendatang menjadi orang berguna dan tak kurang suatu apapun.

Penyerahan Jago Kisoh

Sebagai tanda melepaskan anak dengan penuh ikhlas.

Tukar Manuk Cengkir Gading

Acara tukar menukar kembang mayang diawali tukar menukar manuk cengkir gading, sebagai simbol agar kedua pengantin menjadi pasangan yang berguna bagi keluarga dan masyarakat

Upacara Midodareni

Acara ini dilakukan pada malam hari sesudah siraman. Midodaren berarti menjadikan sang pengantin perempuan secantik dewi Widodari. Pengantin perempuan akan tinggal di kamarnya mulai dari jam enam sore sampai tengah malam dan ditemani oleh kerabat-kerabatnya yang perempuan. Mereka akan bercakap-cakap dan memberikan nasihat kepada pengantin perempuan.

Orangtua pengantin perempuan akan memberinya makan untuk terakhir kalinya, karena mulai besok ia akan menjadi tanggung jawab suaminya.

Peningsetan

Peningsetan yang berasal dari kata 'singset' atau langsing, memiliki arti untuk mempersatukan; Kedua keluarga mempelai setuju untuk kedua anak mereka disatukan dalam tali pernikahan. Keluarga pengantin pria datang berkunjung ke kediaman keluarga pengantin perempuan membawa berbagai macam hadiah:

  • Satu set Suruh Ayu (semacam daun yang wangi), mendoakan keselamatan.

  • Pakaian batik dengan motif yang berbeda-beda, mendoakan kebahagiaan.

  • Kain kebaya, mendoakan kebahagiaan.

  • Ikat pinggang kain (setagen) bewarna putih, melambangkan kemauan yang kuat dari mempelai perempuan

  • Buah-buahan, mendoakan kesehatan.

  • Beras, gula, garam, minyak, dll, melambangkan kebutuhan hidup sehari-hari.

  • Sepasang cincin untuk kedua mempelai.

  • Sejumlah uang untuk digunakan di acara pernikahan.

Acara ini disebut juga acara serah-serahan - bisa diartikan sang calon mempelai perempuan 'diserahkan' kepada keluarga calon mempelai pria sebagai menantu mereka atau calon mempelai pria nyantri di kediaman keluarga calon mempelai perempuan.

Pada masa kini, demi alasan kepraktisan, kedua belah pihak kadang-kadang dapat berbicara langsung tanpa upacara apapun. Selain menghemat waktu dan uang, juga langsung pada pokok persoalan.

Sesajian untuk upacara midodaren:

  • Nasi dimasak dengan santan.

  • Ayam inkung yang telah dimasak

  • Bumbu sayuran

  • Kembang telon

  • Teh dan kopi pahit

  • Minuman kelapa muda dengan gula kelapa

  • Lampu lentera yang dinyalakan

  • Pisang Raja

  • Kembang setaman

  • Lemper, kue

  • Rokok dan kretek

Barang-barang yang ditaruh di kamar pengantin:

  • Satu set Kembar Mayang.

  • Dua kendi yang diisi bumbu, jamu, beras, kacang, dll, dan ditutupi kain batik.

  • Dua kendi yang berisi air kembang setaman ditutupi daun dadap serep.

  • Ukub yaitu sebuah nampan berisi wangi-wangian daun dan bunga yang diletakkan di bawah tempat tidur.

  • Suruh Ayu

  • Kacang

  • Tujuh macam kain tradisional.

Makanan sesajian dapat dikeluarkan dari kamar setelah tengah malam. Sanak keluarga dan para tamu dapat memakannya. Pada jaman dahulu, acara temu keluarga antara kedua keluarga pengantin dilakukan setelah tengah malam, namun sekarang ini, dengan alasan kepraktisan, kedua keluarga dapat bertemu seperti yang disebutkan di atas.

Nyantri

Selama acara midodaren berlangsung, calon mempelai pria tidak boleh masuk menemui keluarga calon mempelai perempuan. Selama keluarganya berada di dalam rumah, ia hanya boleh duduk di depan rumah ditemani oleh beberapa teman atau anggota keluarga. Dalam kurun waktu itu, ia hanya boleh diberi segelas air, dan tidak diperbolehkan merokok. Sang calon mempelai pria baru boleh makan setelah tengah malam. Hal itu merupakan pelajaran bahwa ia harus dapat menahan lapar dan godaan. Sebelum keluarganya meninggalkan rumah tersebut, kedua orangtuanya akan menitipkan anak mereka kepada keluarga calon mempelai perempuan, dan malam itu sang calon mempelai pria tidak akan pulang ke rumah. Setelah mereka keluar dari rumah dan pulan, calon mempelai pria diijinkan masuk ke rumah namun tidak diijinkan masuk ke kamar pengantin. Calon mertuanya akan mengatur tempat tinggalnya malam itu. Ini disebut dengan Nyantri. Nyantri dilakukan untuk alasan keamanan dan praktis, mengingat bahwa besok paginya calon pengantin akan didandani dan dipersiapkan untuk acara Ijab dan acara-acara lainnya.

Upacara Ijab

Ijab atau ijab kabul adalah pengesahan pernihakan sesuai agama pasangan pengantin. Secara tradisi dalam upacara ini keluarga pengantin perempuan menyerahkan / menikahkan anaknya kepada pengantin pria, dan keluarga pengantin pria menerima pengantin wanita dan disertai dengan penyerahan emas kawin bagi pengantin perempuan. Upacara ini disaksikan oleh pejabat pemerintah atau petugas catatan sipil yang akan mencatat pernikahan mereka di catatan pemerintah.

Pawai (untuk anggota kerajaan)

Untuk pernikahan anggota kerajaan Surakarta, setelah upacara panggih diakhiri dengan pawai yang meriah agar seluruh warga kota Solo dapat melihat anggota kerajaan yang baru menikah. Pada acara ini seluruh anggota keraton termasuk tentara keraton berpakaian serba tradisional.

Jika yang menikah adalah seorang pangeran, maka sang pangeran mengendarai kuda di bagian paling belakang pawai, di belakang kereta kerajaan yang berisi sang istri pangeran.

Prosesi pawai mengelilingi halaman keraton selama satu kali kemudian iring-iringan akan memasuki halaman keraton.



UPACARA PANGGIH/TEMU (mengawali acara resepsi)

Pada upacara ini kembar mayang akan dibawa keluar rumah dan diletakan di persimpangan dekat rumah yang tujuannya untuk mengusir roh jahat. Kembar mayang adalah karangan bunga yang terdiri dari daun-daun pohon kelapa yang ditancapkan ke sebatang tanggul kelapa. Dekorasi ini memiliki makna yang luas:

  • Berbentuk seperti gunung, tinggi dan luas, melambangkan seorang laki-laki harus berpengetahuan luas, berpengalaman, dan sabar.

  • Hiasan menyerupai keris, pasangan harus berhati-hati di dalam hidup mereka.

  • Hiasan menyerupai cemeti, pasangan harus selalu berpikir positif dengan harapan untuk hidup bahagia.

  • Hiasan menyerupai payung, pasangan harus melindungi keluarga mereka.

  • Hiasan menyerupai belalang, pasangan harus tangkas, berpikir cepat dan mengambil keputusan untuk keselamatan keluarga mereka.

  • Hiasan menyerupai burung, pasangan harus memiliki tujuan hidup yang tinggi.

  • Daun beringin, pasangan harus selalu melindungi keluarga mereka dan orang lain.

  • Daun kruton, melindungi pasangan pengantin dari roh-roh jahat.

  • Daun dadap serep, daun ini dapat menjadi obat turun panas, menandakan pasangan harus selalu berpikiran jernih dan tenang dalam menghadapi segala permasalahan (menenangkan perasaan dan mendinginkan kepala).

  • Bunga Patra Manggala, digunakan untuk mempercantik hiasan kembar mayang.

Sebagai hiasan, sepasang kembar mayang diletakkan di samping kanan dan kiri tempat duduk pengantin selama resepsi pernikahan. Kembar mayang hanya digunakan jika pasangan pengantin belum pernah menikah sebelumnya.

Setelah itu pengantin laki-laki (dengan ditemani kerabat dekatnya (orang tuanya tidak boleh menemaninya dalam acara ini) tiba di depan gerbang rumah pengantin perempuan dan pengantin perempuan keluar dari kamar pengantin dengan diapit oleh dua orang tetua perempuan dan diikuti dengan orangtua dan keluarganya. Di depannya dua anak perempuan (yang disebut Patah) berjalan dan dua remaja laki-laki berjalan membawa kembar mayang dan kemudian melanjutkan upacara dengan melakukan beberapa ritual:

Balangan Suruh- Pada saat jarak mereka sekitar tiga meter, mereka saling melempar tujuh bungusan yang berisi daun sirih, jeruk, yang ditali dengan benang putih. Mereka melempar dengan penuh semangat dan tertawa. Dengan melempar daun sirih satu sama lain, menandakan bahwa mereka adalah manusia, bukan makhluk jadi-jadian yang menyamar jadi pengantin. Selain itu ritual ini juga melambangkan cinta kasih dan kesetiaan.

Wiji Dadi== Mempelai laki-laki menginjak telur ayam hingga pecah dengan kaki kanan, kemudian pengantin perempuan akan membasuh kaki sang suami dengan air bunga. Proses ini melambangkan seorang suami dan ayah yang bertanggung jawab terhadap keluarganya dan istri yang taat melayani suaminya

Pupuk== Ibu pengantin perempuan yang mengusap pengantin laki-laki sebagai tanda ikhlas menerimanya sebagai bagian dari keluarga.

Sindur Binayang== Di dalam ritual ini ayah pengantin perempuan menuntun pasangan pengantin ke kursi pelaminan, ibu pengantin perempuan menyampirkan kain sindur sebagai tanda bahwa sang ayah menunjukkan jalan menuju kebahagiaan dan sang ibu memberikan dukungan moral.

Timbang / Pangkon== Di dalam ritual ini pasangan pengantin duduk di pangkuan ayah pengantin perempuan, dan sang ayah akan berkata bahwa berat mereka sama, berarti bahwa cinta mereka sama-sama kuat dan juga sebagai tanda kasih sayang orang tua terhadap anak dan menantu sama besarnya.

Tanem== Di dalam ritual ini ayah pengantin perempuan mendudukkan pasangan pengantin di kursi pengantin sebagai tanda merestui pernikahan mereka dan memberikan berkat.

Tukar Kalpika== Mula-mula, pengantin pria meninggalkan kamarnya dengan diapit oleh anggota laki-laki keluarga (saudara laki-laki dan paman-paman). Seorang anggota keluarga yang dihormati terpilih untuk berperan sebagai kepala rombongan.

Pada waktu yang sama, pengantin perempuan juga meninggalkan kamar sambil diapit oleh bibi-bibinya untuk menemui pengantin pria. Sekarang kedua pengantin duduk di meja dengan wakil-wakil dari masing-masing keluarga, dan kemudian saling menukarkan cincin sebagai tanda cinta.

Kacar-kucur / Tampa Kaya / Tandur== Dengan bantuan Pemaes, pasangan pengantin berjalan dengan memegang jari kelingking pasangannya, ke tempat ritual kacar-kucur atau tampa kaya. Pengantin pria akan menuangkan kacang kedelai, kacang tanah, beras, jagung, beras ketan, bunga dan uang logam (jumlahnya harus genap) ke pangkuan perempuan sebagai simbol pemberian nafkah. Pengantin perempuan menerima hadiah ini dengan dibungkus kain putih yang ada di pangkuannya sebagai simbol istri yang baik dan peduli.

Dahar Kembul / Dahar Walimah==

Kedua pengantin saling menyuapi nasi satu sama lain yang melambangkan kedua mempelai akan hidup bersama dalam susah dan senang dan saling menikmati milik mereka bersama. Pemaes akan memberikan sebuah piring kepada pengantin perempuan (berisi nasi kuning, telur goreng, kedelai, tempe, abon, dan hati ayam). Pertama-tama, pengantin pria membuat tiga bulatan nasi dengan tangan kanannya dan menyuapkannya ke mulut pengantin perempuan. Setelah itu ganti pengantin perempuan yang menyuapi pengantin pria. Setelah makan, mereka lalu minum teh manis. 

Rujak Degan==== Acara pembuka untuk anak pertama, memohon supaya segera memiliki anak. Rujak degan artinya agar dalam pernikahan selalu sehat sejahtera.

Bubak Kawah== Acara perebutan alat-alat dapur untuk anak pertama. Artinya agar pernikahan keduanya sehat dan sejahtera.

Tumplak Punjen== Acara awal untuk anak bungsu. Artinya segala kekayaan ditumpahkan karena menantu yang terakhir.


Mertui== Orang tua pengantin perempuan menjemput orang tua pengantin laki-laki di depan rumah untuk berjalan bersama menuju tempat upacara. Kedua ibu berjalan di muka, kedua ayah di belakang. Orangtua pengantin pria duduk di sebelah kiri pasangan pengantin, dan sebaliknya.

Sungkeman== Kedua pengantin bersujud memohon restu dari masing-masing orangtua. Pertama-tama ayah dan ibu pengantin perempuan, kemudian baru ayah dan ibu pengantin pria. Selama sungkeman, Pemaes mengambil keris dari pengantin pria, dan setelah sungkeman baru dikembalikan lagi.

Resepsi= = Setelah semua upacara selesai dilakukan, saatnya untuk resepsi pernikahan dan para tamu mulai makan dan minum makanan tradisional Solo dengan disertai tari tradisional Jawa dan musik gamelan. Acara foto-foto dan salam-salaman dengan kedua pengantin juga dilangsungkan.

**Sumber :dari berbagai sumber


Blog EntryNov 14, '07 12:23 AM
for everyone

Busana Basahan Surakartan

Salah satu jenis busana adat yang terindah dan terlengkap di Indonesia terdapat di keraton Surakarta, Jawa Tengah. Sebab, tiap-tiap jenis busana tersebut menunjukkan tahapan-tahapan tertentu dan siapa si pemakaiannya. Dalam adat busana perkawinan misalnya, seorang wanita dan pria kalangan keraton mengenakan beberapa jenis busana, yang disesuaikan dengan tahapan upacara, yaitu midodareni, ijab, panggih dan sesudah upacara panggih. Pada upacara midodareni, pengantin wanita memakai busana kejawen dengan warna sawitan. Busana sawitan terdiri dari kebaya lengan panjang, stagen dan kain jarik dengan corak batik. Sedangkan pengantin prianya memakai busana cara Jawi Jangkep, yang terdiri dari baju atela, udeng, sikepan, sabuk timang, kain jarik, keris dan selop.

Saat upacara ijab, busana yang dipakai pengantin wanita adalah baju kebaya dan kain jarik, sedangkan pengantin pria memakai busana basahan. Busana basahan pengantin pria disini terdiri dari kuluk matak petak, dodot bangun tulak, stagen, sabuk lengkap dengan timang dan cinde, celana panjang warna putih, keris warangka ladrang dan selop.

Begitu pula pada upacara panggih kedua mempelai memakai jenis busana yang sudah ditetapkan. Pengantin wanita memakai busana adat bersama, basahan. Busana basahan adalah tidak memakai baju, melainkan terdiri dari semekan atau kemben, dodot bangun tulak atau kampuh, sampur atau selendang sekar cinde abrit dan kain jarik cinde sekar merah. Semekan atau kemben terbuat dari kain batik dengan corak alas-alasan warna dasar hijau atau biru dengan hiasan kuning emas atau putih. Kemben disini berfungsi sebagai pengganti baju dan pelengkap untuk menutupi payudara. Kain dodot yang menggunakan corak batik alas-alasan panjangnya kira kira 4-5 meter, dan merupakan baju pokok dalam busana basahan. Selendang cinde sekar abrit terbuat dari kain warna dasar merah dengan corak bunga hitam dan kain jarik cinde sekar abrit terbuat dari kain gloyar, warna dasar merah yang dihiasi bunga berwarna hitam dan putih. Cara mengenakan kain ini seperti kain jarik tetapi tidak ada lipatan (wiron). Sama halnya dengan pengantin wanita, pengatin pria pun memakai busana adat basahan, berupa dodot bangun tulak, terdiri dari kuluk matak biru muda, stagen, sabuk timang, epek, dodot bangun tulak, celana cinde sekar abrit, keris warangka ladrang, kolong karis, selop dan perhiasan kalung ulur.

Pada upacara panggih ini, biasanya kedua mempelai pengantin melengkapi busana basahan dengan aneka perhiasan. Perhiasan yang biasa digunakan oleh mempelai pria adalah kalung ulur, timang/epek, cincin, bros dan buntal. Sedangkan bagi pengantin wanita, perhiasan yang biasa dipakai adalah cunduk mentul, jungkat, centung, kalung, gelang, cincin, bros, subang dan timang atau epek.

Berbeda dengan tahapan upacara sebelumnya, pada upacara setelah panggih, pengantin wanita memakai busana kanigaran, yaitu terdiri dari baju kebaya, kain jarik, stagen dan selop. Sedangkan pengantin pria menggunakan busana kepangeranan, yang terdiri dari kuluk kanigoro, stagen, baju takwo, sabuk timang, kain jarik, keris warangka ladrang dan selop.

Sebagai kelengkapan, dalam busana adat perkawinan, maka baik pengantin wanita maupun pria biasanya dirias pada bagian wajah dan sanggul. Tujuannya adalah agar mempelai wanita kelihatan lebih cantik dan angun dan pengantin pria lebih gagah dan tampan. Bagi pengantin pria, cara meriasnya tidak sedemikian rumit dan teliti sebagaimana pengantin wanita yang harus dirias pada bagian wajahnya mulai dari muka, mata, alis, pipi dan bibir

Busana Jawa baik pakaian sehari-hari maupun pakaian upacara sangat kaya akan ragam hias yang tak jarang memiliki makna simbolik dibaliknya. Jenis ragam hias yang dikenal di daerah Surakarta maupun Jogyakarta adalah kain yang bermotifkan tematema geometris, swastika (misalnya bintang dan matahari), hewan (misal : burung, ular, kerbau, naga), tumbuh-tumbuhan (bunga teratai, melati) maupun alam dan manusia. Motif geometris diantaranya adalah kain batik yang bercorak ikal, pilin, ikal rangkap dan pilin ganda. Motif berupa garis-garis potong yang disebut motif tangga merupakan simbolisasi dari nenek moyang naik tangga sedang menuju surga. Bahkan motif yang paling dikenal oleh masyarakat Surakarta adalah motif tumpal berbentuk segi tiga yang disebut untu walang, yang melambangkan kesuburan.

Pada busana-busana khusus untuk upacara perkawinan dikenal juga motif pada batik tulis, seperti kain sindur dan truntum yang dipakai oleh orang tua mempelai. Sedangkan kain sido mukti, kain sido luhur dan sido mulyo merupakan pakaian mempelai.




Blog EntryNov 13, '07 12:26 AM
for everyone

1) Kartika Eka Paksi Jl. Gatot Subroto 525 2009 HP:08128294954 Pak harno

* Ruangan full AC + R. Rias 2 kmr with AC 

* Kapasitas 700 -1500 org

* Kursi 200/ karpet jln/meja penerima tamu incl

* sound/mike 7bh/tape dack/ijin (Sabtu/Minggu/Tgl Merah)

* parkir/satpam/car call incl.

* cadangan generator incl.

* pemakaian 4 jam (18.00 s/d 22.00)


2) Balai KARTINI Jl. Gatot Subroto 5252 685/5253860 

* Ruangan full AC (tanpa ruangan belakang) hari biasa

* Kapasitas min 1000 org

* Kursi 200/ karpet jln/meja penerima tamu incl

  Sabtu/Minggu/Tgl merah

* sound/mike 7bh/tape dack/ijin

* parkir/satpam/car call incl.

* cadangan generator incl.


3) Aula Gereja Stephanus Jl. Cilandak H =576 8378 ,HP 0816 4809 857, G= 751 2669 Ibu Wendel


4) Aula Gereja Katedral Lap Banteng 351 9186/ 345 7746 Pak Pradipta

* Ruang AC

* kapasitas 600orang

* kursi 60/meja penerima tamu/mike/speaker (toa standar)incl

* Max pemakaian acara 2 jam


5) Taman Satria Mandala Jl. Gatot Subroto 5367 1994 ,586 2578 Mba Santi 


6) Auditorium Gedung Telkom Jl. Gatot Subroto 521 5300 Bp. Arif/Ibu Tina

* Sudah termasuk Carpet + Panggung

* Kapasitas Max. 1000 orang

* Max pemakaian 4 jam


7) Patra Jasa Jl. Gatot Subroto 522 8082 Ibu Ade


* Kapasitas Max. 2000 orang

* Termasuk AC/ Kursi 200buah/ Karpet Jalan/Sound System 6000 watt/Mike 4 bh/Ruang rias 3 kmr/Car Call

* Max Pemakaian 4 jam


8 ) Bapindo Plaza Jl. Jend. Sudirman 52 666 25 Ibu Ning

* Termasuk Panggung/karpet/sound system

* Max. pemakaian 6 jam

* Kapasitas Max 1000 orang

* AC


9) Worl Trade Centre Lt 2 Jl. Jend. Sudirman 252 2124 Ibu Martina

* Hanya ruangan AC/ Kursi/ R. Rias 1bh/Car Call (blm PPN 10%)

* Kapasitas Mx. 1000 org

* Car Call included

* Max Pemakaian 3,5 jam


10) Wisma Indocement Lt.3 Jl Jend. Sudirman (021) 570 5863 Mba Rita 

* Ruangan AC/Sound 3000w/ Mike 3 bh

* Car Call included

* kapasitas 500-600 orang

* karpet jalan included

* Max pemakaian 2 jam acara + 40 menit after

* ruang serba guna (untuk kmr rias) as long as ruangan tsb tdk dipakai org lain


11) Serba Guna Senayan Jl. Manila, Senayan (021) 573 1952 Bp. Yono


12) Dharma Wanita Pusat Jl. HR. Rasuna Said (021) 520 1714 Mba Eva

* Ruang Full AC, kapasitas sampai 1300 org

* Ruang Rias 3 (FULL AC)

* Listrik 10000 w/Sound 2000w/mike 4 bh,cadangan generator/ lampu sorot included

* carpet panggung/carpet jln/ meja tamu 2 ps

* Car Call included

13 ) Menara BDN Jl. MH. Thamrin (021) 398 33119 Bp. Wawan 

* Kapasitas 600 - 800 orang

* Max pemakaian 3 jam


14) Wisma Antara Jl. Medan Merdeka (021)350 7103 Mba Hesti 

* Max 4 jam (2 jam sebelum/sesudah, 2 jam acara)

* Kursi 150/ sound 5000w/mike 4

* karpet jalan included/ meja penerima tamu

* kamar rias 2

* Car Call/keamanan included

* Kapasitas max. 1000 orang


15) Panti Perwira Jl. Prapatan Kwitang 38 (021) 384 0034 Bp. Murtoyo 

* Ruangan full AC

* Incl karpet/ijin/keamanan/sound

* incl kursi 200

* Kapasitas 600 - 1000 orang

* Catering & Dekorasi hrs dari rekanan

* Max pemakaian 3 jam


16) Graha Atrium Jl. Senen Raya 135 385 3985 Mba Eva 

* Ruang AC + R. Tunggu Penganti 1 ruang

* Kursi 100/sound/mike 2/karpet mrh/meja penerima tamu incl


17) Wisma Catur KONI DKI JAYA Jl. Tanah Abang 1 (021) 3800 730 Ibu Eti/Bp. Surya

* Ruang AC

* Kursi lipat 100/sound/ mike/ijin incl.

* Kapasitas 800 orang

* Max pemakaian 3 jam


18) Aneka Bakti Depsos Jl. Salemba Raya 28 (021) 310 3806 Bp. Bambang 

* Ruang AC + Ruang Rias 2 dgn AC 

* Kursi Lipat 200/ meja pnrm tamu + kursi/ijin/car call.

* sound + mike hanya untuk sambutan



19)
Auditorium Balai Pustaka Jl. Gunung Sahari No. 4 (021) 384 5324, 386 4826 Vera 

* Ruang AC + Ruang Rias 1 dgn AC (incl PPN)

* Kursi Lipat 100/meja pnrm tamu+ kursi+ buku tamu 6l

* sound casstte + mike 3 bh incl

* kapasitas 1000 orang


20) Binakarna Komp. Bidakara Pancoran (021) 837 92729 Indri

* Ruangan AC

* Kapasitas 600-1500 org


21) Padepokan Pencak Silat TMII Jl. Raya Taman Mini I 841 6011 Ibu Berliana

* Ruang AC/Sound 3000w/ 3 Mike

* karpet jalan included

* waktu pemakaian malam jam 3 siang - 11 malam

* Kursi lipat 100 included

* Kapasitas sampai 1300 orang


22) Gd. Pewayangan TMII (021 )8779 6316-8 Ibu Sri

* Ruang AC ext 102 (incl. PPN)

* Kursi 300/sound/mike 5/carr call incl

* karpet jalan 200.000, excl

* ijin keramaian 50.000, excl

* ruang rias 2 kmr 330.000, excl

* panggung 200.000, excl

* Catering rekanan

* Dekorasi rekanan


23) Klub Eksekutif Persada Jl. Raya Protokol Halim PK (021) 800 9121 Bp. Hery 

* Sudah termasuk kursi + ruang rias AC

* Tempat = Kolam renang (out door)

* Kapasitas 1000 orang


24) Puri Ardhya Garini Halim (021) 801 9194 Ibu Narsono


* ruang rias/ karpet/panggung pelaminan/

* panggung kesenian/keamanan/ijin polisi

* min 1000 orang, max 3000

* pemakaian 2 jam


25) Sasana Pakarti Jl. Duren 3 No. 12 Ps. Minggu (021) 797 4075 Ibu Emon/Ibu Karno 

* Ruang AC + Ruang Rias 3 dgn AC

* Kapasitas 1000-1200 orang

* Meja penerima tamu + 8 kursi incl

* Incl Ijin/car call/karpet jln/sound/mike 4/200 kursi lipat

* parkir luas

* Max pemakaian = 4 jam


26) Gading Marina Boulevard Klp. Gading 451 7888 Mba Anna 

* Ruang AC

* kursi 200/MC/Mike/sound/meja penerima tamu incl.

* car call/ijin/carpet jln incl



27)  Aula Mesjid Sunda Kelapa

Jl. Taman Sunda Kelapa N0. 16 Menteng Jakarta

Telp: 021-334261


28)  Gedung BPPT (Auditorium BPPT)

Jl. M.H. Thamrin No.8 Jakarta Pusat 10340

Phone : (021) 316 - Fax : (021) 314 0190


29)  Balai Sudirman

Jl. Dr. Suhardjo No. 268 Jakarta 12870

Phone : (021) 837 91623 – Hp: 0815 880 6371 - Fax : (021) 837 91630


31) Graha Andika Sucofindo


Jl. Raya Pasar Minggu Kav. 34 Jakarta

Telp: 021-798.3666 / 799.0633


30)  Aula Mesjid Pondok Indah

Jl. Sutan Iskandar Muda No. 1 Pondok Indah Jakarta Selatan

Telp: 021-765.2974 / 723.502

31)  Bulog (Gedung Serbaguna Oryza)

Jl. Gatot Subroto No. 49 Jakarta Selatan

Phone : (021) 5367 1994/ 3308, 525 2209


32)  Manggala Wanabhakti

Jl. Jend. Gatot Soebroto Senayan Jakarta 10270

Telp: 021-570.4469 / 570.3265


NAMA PENGELOLA GEDUNG MUNGKIN AJA YAH.,UDAH MENGALAMI PERUBAHAN...OYA GAMBAR DIATAS BUKAN GEDUNG PERTEMUAN,ITU PURA MANGKUNEGARAN SURAKARTA.


Blog EntryNov 12, '07 11:55 PM
for everyone

1. Nontoni

Nontoni adalah upacara untuk melihat calon pasangan yang akan dikawininya. Dimasa lalu orang yang akan nikah belum tentu kenal terhadap orang yang akan dinikahinya, bahkan terkadang belum pernah melihatnya, meskipun ada kemungkinan juga mereka sudah tahu dan mengenal atau pernah melihatnya.

Agar ada gambaran siapa jodohnya nanti maka diadakan tata cara nontoni. Biasanya tata cara ini diprakarsai pihak pria. Setelah orang tua si perjaka yang akan diperjodohkan telah mengirimkan penyelidikannya tentang keadaan si gadis yang akan diambil menantu. Penyelidikan itu dinamakan dom sumuruping banyu atau penyelidikan secara rahasia.

Setelah hasil nontoni ini memuaskan, dan siperjaka sanggup menerima pilihan orang tuanya, maka diadakan musyawarah diantara orang tua / pinisepuh si perjaka untuk menentukan tata cara lamaran.

2. Lamaran

Melamar artinya meminang, karena pada zaman dulu diantara pria dan wanita yang akan menikah terkadang masih belum saling mengenal, jadi hal ini orang tualah yang mencarikan jodoh dengan cara menanyakan kepada seseorang apakah puterinya sudah atau belum mempunyai calon suami. Dari sini bisa dirembug hari baik untuk menerima lamaran atas persetujuan bersama.

Upacara lamaran: Pada hari yang telah ditetapkan, datanglah utusan dari calon besan yaitu orang tua calon pengantin pria dengan membawa oleh-oleh. Pada zaman dulu yang lazim disebut Jodang ( tempat makanan dan lain sebagainya ) yang dipikul oleh empat orang pria. Makanan tersebut biasanya terbuat dari beras ketan antara lain : Jadah, wajik, rengginan dan sebagainya. Menurut naluri makanan tersebut mengandung makna sebagaimana sifat dari bahan baku ketan yang banyak glutennya sehingga lengket dan diharapkan kelak kedua pengantin dan antar besan tetap lengket (pliket,Jawa). Setelah lamaran diterima kemudian kedua belah pihak merundingkan hari baik untuk melaksanakan upacara peningsetan. Banyak keluarga Jawa masih melestarikan sistem pemilihan hari pasaran pancawara dalam menentukan hari baik untuk upacara peningsetan dan hari ijab pernikahan.

3. Peningsetan

Kata peningsetan adalah dari kata dasar singset (Jawa) yang berarti ikat, peningsetan jadi berarti pengikat. Peningsetan adalah suatu upacara penyerahan sesuatu sebagai pengikat dari orang tua pihak pengantin pria kepada pihak calon pengantin putri. Menurut tradisi peningset terdiri dari : Kain batik, bahan kebaya, semekan, perhiasan emas, uang yang lazim disebut tukon ( imbalan) disesuaikan kemampuan ekonominya, jodang yang berisi: jadah, wajik, rengginan, gula, teh, pisang raja satu tangkep, lauk pauk dan satu jenjang kelapa yang dipikul tersendiri, satu jodoh ayam hidup. Untuk menyambut kedatangan ini diiringi dengan gending Nala Ganjur . Biasanya penentuan hari baik pernikahan ditentukan bersama antara kedua pihak setelah upacara peningsetan.

4. Upacara Tarub

Tarub adalah hiasan janur kuning ( daun kelapa yang masih muda ) yang dipasang tepi tratag yang terbuat dari bleketepe ( anyaman daun kelapa yang hijau ). Pemasangan tarub biasanya dipasang saat bersamaan dengan memandikan calon pengantin ( siraman, Jawa ) yaitu satu hari sebelum pernikahan itu dilaksanakan.

Untuk perlengkapan tarub selain janur kuning masih ada lagi antara lain yang disebut dengan tuwuhan. Adapun macamnya :

  • Dua batang pohon pisang raja yang buahnya tua/matang.

  • Dua janjang kelapa gading ( cengkir gading, Jawa )

  • Dua untai padi yang sudah tua.

  • Dua batang pohon tebu wulung ( tebu hitam ) yang lurus.

  • Daun beringin secukupnya.

  • Daun dadap srep.

Tuwuhan dan gegodongan ini dipasang di kiri pintu gerbang satu unit dan dikanan pintu gerbang satu unit ( bila selesai pisang dan kelapa bisa diperebutkan pada anak-anak ) Selain pemasangan tarub diatas masih delengkapi dengan perlengkapan-perlengkapan sbb. (Ini merupakan petuah dan nasehat yang adi luhung, harapan serta do'a kepada Tuhan Yang Maha Kuasa ) yang dilambangkan melalui:

  1. Pisang raja dan pisang pulut yang berjumlah genap.

  2. Jajan pasar

  3. Nasi liwet yang dileri lauk serundeng.

  4. Kopi pahit, teh pahit, dan sebatang rokok.

  5. Roti tawar.

  6. Jadah bakar.

  7. Tempe keripik.

  8. Ketan, kolak, apem.

  9. Tumpeng gundul

  10. Nasi golong sejodo yang diberi lauk.

  11. Jeroan sapi, ento-ento, peyek gereh, gebing

  12. Golong lulut.

  13. Nasi gebuli

  14. Nasi punar

  15. Ayam 1 ekor

  16. Pisang pulut 1 lirang

  17. Pisang raja 1 lirang

  18. Buah-buahan + jajan pasar ditaruh yang tengah-tengahnya diberi tumpeng kecil.

  19. Daun sirih, kapur dan gambir

  20. Kembang telon (melati, kenanga dan kantil)

  21. Jenang merah, jenang putih, jenang baro-baro.

  22. Empon-empon, temulawak, temu giring, dlingo, bengle, kunir, kencur.

  23. Tampah(niru) kecil yang berisi beras 1 takir yang diatasnya 1 butir telor ayam mentah, uang logam, gula merah 1 tangkep, 1 butir kelapa.

  24. Empluk-empluk tanah liat berisi beras, kemiri gepak jendul, kluwak, pengilon, jungkat, suri, lenga sundul langit

  25. Ayam jantan hidup

  26. Tikar

  27. Kendi, damar jlupak (lampu dari tanah liat) dinyalakan

  28. Kepala/daging kerbau dan jeroan komplit

  29. Tempe mentah terbungkus daun dengan tali dari tangkai padi ( merang )

  30. Sayur pada mara

  31. Kolak kencana

  32. Nasi gebuli

  33. Pisang emas 1 lirang


Masih ada lagi petuah-petuah dan nasehat-nasehat yang dilambangkan melalui : Tumpeng kecil-kecil merah, putih,kuning, hitam, hijau, yang dilengkapi dengan buah-buahan, bunga telon, gocok mentah dan uang logam yang diwadahi diatas ancak yang ditaruh di:

  1. Area sumur

  2. Area memasak nasi

  3. Tempat membuat minum

  4. Tarub

  5. Untuk menebus kembarmayang ( kaum )

  6. Tempat penyiapan makanan yanh akan dihidangkan.

  7. Jembatan

  8. Prapatan.

5. Nyantri

Upacara nyantri adalah menitipkan calon pengantin pria kepada keluarga pengantin putri 1 sampai 2 hari sebelum pernikahan. Calon pengantin pria ini akan ditempat kan dirumsh saudara atau tetangga dekat. Upacara nyantri ini dimaksudkan untuk melancarkan jalannya upacara pernikahan, sehingga saat-saat upacara pernikahan dilangsungkan maka calon pengantin pria sudah siap dit3empat sehingga tidak merepotkan pihak keluarga pengantin putri.

6. Upacara Siraman

Siraman dari kata dasar siram ( Jawa ) yang berarti mandi. Yang dimaksud dengan siraman adalah memandikan calon pengantin yang mengandung arti membershkan diri agar menjadi suci dan murni. Bahan-bahan untuk upacara siraman :



  • • Kembang setaman secukupnya

  • • Lima macam konyoh panca warna ( penggosok badan yang terbuat dari beras kencur yang dikasih pewarna)

  • • Dua butir kelapa hijau yang tua yang masih ada sabutnya.

  • • Kendi atai klenting

  • • Tikar ukuran ½ meter persegi

  • • Mori putih ½ meter persegi

  • • Daun-daun : kluwih, koro, awar-awar, turi, dadap srep, alang-alang

  • • Dlingo bengle

  • • Lima macam bangun tulak ( kain putih yang ditepinnya diwarnai biru)

  • • Satu macam yuyu sekandang ( kain lurik tenun berwarna coklat ada garis-garis benang kuning)

  • • Satu macam pulo watu (kain lurik berwarna putih lorek hitam), 1 helai letrek ( kain kuning), 1 helai jinggo (kain merah).

  • • Sampo dari londo merang ( air dari merang yang dibakar didalam jembangan dari tanah liat kemudian saat merangnya habis terbakar segera apinya disiram air, air ini dinamakan air londo)

  • • Asem, santan kanil, 2meter persegi mori, 1 helai kain nogosari, 1 helai kain grompol, 1 helai kain semen, 1 helai kain sidomukti atau kain sidoasih

  • • Sabun dan handuk.

Saat akan melaksanakan siraman ada petuah-petuah dan nasehat serta doa-doa dan harapan yang di simbulkan dalam:

  • • Tumpeng robyong

  • • Tumpeng gundul

  • • Nasi asrep-asrepan

  • • Jajan pasar, pisang raja 1 sisir, pisang pulut 1 sisir, 7 macam jenang

  • • Empluk kecil ( wadah dari tanah liat) yang diisi bumbu dapur dan sedikit beras

  • • 1 butir telor ayam mentah

  • • Juplak diisi minyak kelapa

  • • 1 butir kelapa hijau tanpa sabut

  • • Gula jawa 1 tangkep

  • • 1 ekor ayam jantan

Untuk menjaga kesehatan calon pengantin supaya tidak kedinginan maka ditetapkan tujuh orang yang memandikan, tujuh sama dengan pitu ( Jawa ) yang berarti pitulung (Jawa) yang berarti pertolongan. Upacara siraman ini diakhiri oleh juru rias ( pemaes ) dengan memecah kendi dari tanah liat.

7. Midodareni

Midodareni berasal dari kata dasar widodari ( Jawa ) yang berarti bidadari yaitu putri dari sorga yang sangat cantik dan sangat harum baunya. Midodareni biasanya dilaksanakan antara jam 18.00 sampai dengan jam 24.00 ini disebut juga sebagai malam midodareni, calon penganten tidak boleh tidur.

Saat akan melaksanakan midodaren ada petuah-petuah dan nasehat serta doa-doa dan harapan yang di simbulkan dalam:

  • Sepasang kembarmayang ( dipasang di kamar pengantin )

  • Sepasang klemuk ( periuk ) yang diisi dengan bumbu pawon, biji-bijian, empon-empon dan dua helai bangun tulak untuk menutup klemuk tadi

  • Sepasang kendi yang diisi air suci yang cucuknya ditutup dengan daun dadap srep ( tulang daun/ tangkai daun ), Mayang jambe (buah pinang), daun sirih yang dihias dengan kapur.

  • Baki yang berisi potongan daun pandan, parutan kencur, laos, jeruk purut, minyak wangi, baki ini ditaruh dibawah tepat tidur supaya ruangan berbau wangi.

Adapun dengan selesainya midodareni saat jam 24.00 calon pengantin dan keluarganya bisa makan hidangan yang terdiri dari :

  • Nasi gurih

  • Sepasang ayam yang dimasak lembaran ( ingkung, Jawa )

  • Sambel pecel, sambel pencok, lalapan

  • Krecek

  • Roti tawar, gula jawa

  • Kopi pahit dan teh pahit

  • Rujak degan

  • Dengan lampu juplak minyak kelapa untuk penerangan ( jaman dulu)

8. Upacara Langkahan

Langkahan berasal dari kata dasar langkah (Jawa) yang berarti lompat, upacara langkahan disini dimaksudkan apabila pengantin menikah mendahului kakaknya yang belum nikah , maka sebelum akad nikah dimulai maka calon pengantin diwajibkan minta izin kepada kakak yang dilangkahi.

9. Upacara Ijab

Ijab atau ijab kabul adalah pengesahan pernihakan sesuai agama pasangan pengantin. Secara tradisi dalam upacara ini keluarga pengantin perempuan menyerahkan / menikahkan anaknya kepada pengantin pria, dan keluarga pengantin pria menerima pengantin wanita dan disertai dengan penyerahan emas kawin bagi pengantin perempuan. Upacara ijab qobul biasanya dipimpin oleh petugas dari kantor urusan agama sehingga syarat dan rukunnya ijab qobul akan syah menurut syariat agama dan disaksikan oleh pejabat pemerintah atau petugas catatan sipil yang akan mencatat pernikahan mereka di catatan pemerintah.

10. Upacara Panggih

Panggih ( Jawa ) berarti bertemu, setelah upacara akad nikah selesai baru upacara panggih bisa dilaksanaakan,. Pengantin pria kembali ketempat penantiannya, sedang pengantin putri kembali ke kamar pengantin. Setelah semuanya siap maka upacara panggih dapat segera dimulai.

Untuk melengkapi upacara panggih tersebut sesuai dengan busana gaya Yogyakarta dengan iringan gending Jawa:

  1. Gending Bindri untuk mengiringi kedatangan penantin pria

  2. Gending Ladrang Pengantin untuk mengiringi upacara panggih mulai dari balangan ( saling melempar ) sirih, wijik ( pengantin putri mencuci kaki pengantin pria ), pecah telor oleh pemaes.

  3. Gending Boyong/Gending Puspowarno untuk mengiringi tampa kaya (kacar-kucur), lambang penyerahan nafkah dahar walimah. Setelah dahar walimah selesai, gending itu bunyinya dilemahkan untuk mengiringi datangnya sang besan dan dilanjutkan upacara sungkeman

Setelah upacara panggih selesai dapat diiringi dengan gending Sriwidodo atau gending Sriwilujeng.

Pada waktu kirab diiringi gending : Gatibrongta, atau Gari padasih.

** Sumber : WIKIPEDIA

KALAU SEMUANYA DIJALANIN PASTINYA BIAYA SANGAT BESAR DAN MEMAKAN WAKTU,TAPI  SEKARANG BANYAK KOK YANG CUMAN SIRAMAN AJA..SO KALAU PINGIN NGURI URI BUDAYA JAWA DAN ADA BIAYA,KENAPA TIDAK SEKALIAN....